Sejarah Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Dondo (IPPMD)
Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Dondo adalah salah
satu Organisasi kepemudaan,
Kepelajaran dan Kemahasiswaan yang berorientasi pada
pembangunan daerahnya. Sampai saat ini IPPMD sudah berusia 5 tahun. Semenjak kelahirannya
IPPMD belum banyak memberikan kontribusi kepada daerahnya diakibatkan kefakuman
dan ketidak bertanggungjawabnya komponen organisasi dimasing-masing bidangnya.
Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Dondo berdiri pada
tanggal 12 Januari 2007 di Tombolotutu yang dipelopori oleh Hikmah Mar’uf, Sdr. Muhlis, Sdr. Ambrin, Sdr. Ikbal
dan Marni. Pada awalnya organisasi ini bernama Ikatan Mahasiswa Pemuda Dondo
yang disingkat (IMPD), dan kemudian setelah pertimbangan forum pada hasil kongres II yang dilaksanakan di Mess Pemda
Tolitoli tepatnya Jl. M.T. Haryono No. 16 Palu, telah berubah nama menjadi
Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Dondo (IPPMD). Hal ini juga menjadi suatu
kredibelisasi bagi para anggota yang berjuang untuk mengeksistensikan IPPMD. karena ini merupakan suatu sejarah dalam
internal IPPMD. Nama IPPMD juga sudah pernah ada pada tahun 2001 , akan tetapi
IPPMD pada saat itu belum menunjukkan dan belum menjadi organisasi formal serta
anggota – anggotanya banyak yang sudah selesai, maka dari itu ketidakberjalannya roda organisasi IPPMD semakin parah.
Semenjak berdirinya, tahun 2007, IPPMD tidak bisa berbuat apa-apa, tidak bisa menciptakan kader-kader baru, juga tidak bisa menggunakan organisasi ini sebagaimana mestinya. Sebab, ada beberapa oknum anggota dalam organisasi ini "senang" melakukan hal-hal yang tidak semestinya alias menyimpang. Maka pada tahun 2008, beberapa Mahasiswa yang berasal dari Dondo mencari tahu, dimana dan apa nama wadah dari Dondo itu sendiri.
Namun, usaha itu tidak maksimal, sebab, ketidakseriusan beberapa mahasiswa yang ada di Palu. Kemudian, pada tahun 2009, pertemuan di gelar kembali, untuk memperjelas keberadaan organisasi, dan keinginberdayaan mahasiswa Dondo terhadap kualitas dirinya, yang di kontribusikan terhadap daerah.
Pada tahun, 2010, pada bulan November, beberapa orang mahasiswa berasal dari STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri)-Palu mengadakan pertemuan, guna membahas keberadaan organisasi tersebut. Namun, usaha itu-pun tak berjalan dengan maksimal, sebab ketidakbertanggungjawabnya komponen anggota (Panitia). Lanjut, pada tahun 2011, pada bulan Januari, mulailah di rintis dengan serius. Namun, ada upaya-upaya penjanggalan terhadap usaha keras itu. Di mulailah dengan Revolusi organisasi di tingkat IPPMD, yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa yang berasal dari Dondo.
Secara historis pada saat kelahiran IPPMD tahun 2007, bertujuan untuk mempersatukan Mahasiswa, pemuda dan pelajar Dondo yang berdomisili di Palu, sehingga dapat menjadi wadah penyalur aspirasi masyarakat. IPPMD mangambil sikap yang signifikan secara cerdas dan tepat, dapat memposisikan diri sebagai sebuah organisasi yang tak hanya bermodalkan social dan mandate social ( social mandatory ) yang diemban. Konsekuensi dari pilihan ini, IPPMD secara tegas harus merevitalisasi organisasi dalam menentukan arah organisasi yang lebih akomodatif dan transformatif.
Rasa persaudaraan, kekeluargaan dikalangan: Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa menjadi cirri yang sangat menonjol. Catatan sejarah menunjukkan bahwa dengan nilai persaudaraan itu secara aktif membangun visi kedaerahan yang berkarakter moralitas dan kebersamaan komitmen yang selalu di kembangkan adalah kedaerahan yang berbasis inklusif.
Harus diakui, bahwa IPPMD merupakan komunitas intelektual yang selalu mengedepankan rasio, sehingga mampu melahirkan manusia yang berkualitas. Karena hal itu harus disadari akan peran dan fungsinya sebagai pengemban amanah, sehingga dapat mengimplementasikan dalam bentuk riil.
Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa merupakan aset daerah yang sangat potensial dalam hal sumber daya manusia (SDM), karena merekalah yang akan mengemban amanah suci dan sebagai pemegang tongkat estafet di masa yang akan datang. Sehingga Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa yang bergabung dalam organisasi IPPMD dituntut untuk lebih mempersiapkan diri dalam meningkatkan sumber daya yang dimiliki serta banyak berpartisipasi dalam pengembangan daerah Kecamatan Dondo berbasis pada pelestarian lingkungan hidup, melalui wadah organisasi IPPMD.
Atas dasar pemikiran yang telah disebutkan diatas, maka IPPMD mengambil langkah strategis melalui pembagian Bidang-bidang dalam struktur kepengurusan yang akan diimplementasikan dalam pokok-pokok program kerja.
Secara historis pada saat kelahiran IPPMD tahun 2007, bertujuan untuk mempersatukan Mahasiswa, pemuda dan pelajar Dondo yang berdomisili di Palu, sehingga dapat menjadi wadah penyalur aspirasi masyarakat. IPPMD mangambil sikap yang signifikan secara cerdas dan tepat, dapat memposisikan diri sebagai sebuah organisasi yang tak hanya bermodalkan social dan mandate social ( social mandatory ) yang diemban. Konsekuensi dari pilihan ini, IPPMD secara tegas harus merevitalisasi organisasi dalam menentukan arah organisasi yang lebih akomodatif dan transformatif.
Rasa persaudaraan, kekeluargaan dikalangan: Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa menjadi cirri yang sangat menonjol. Catatan sejarah menunjukkan bahwa dengan nilai persaudaraan itu secara aktif membangun visi kedaerahan yang berkarakter moralitas dan kebersamaan komitmen yang selalu di kembangkan adalah kedaerahan yang berbasis inklusif.
Harus diakui, bahwa IPPMD merupakan komunitas intelektual yang selalu mengedepankan rasio, sehingga mampu melahirkan manusia yang berkualitas. Karena hal itu harus disadari akan peran dan fungsinya sebagai pengemban amanah, sehingga dapat mengimplementasikan dalam bentuk riil.
Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa merupakan aset daerah yang sangat potensial dalam hal sumber daya manusia (SDM), karena merekalah yang akan mengemban amanah suci dan sebagai pemegang tongkat estafet di masa yang akan datang. Sehingga Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa yang bergabung dalam organisasi IPPMD dituntut untuk lebih mempersiapkan diri dalam meningkatkan sumber daya yang dimiliki serta banyak berpartisipasi dalam pengembangan daerah Kecamatan Dondo berbasis pada pelestarian lingkungan hidup, melalui wadah organisasi IPPMD.
Atas dasar pemikiran yang telah disebutkan diatas, maka IPPMD mengambil langkah strategis melalui pembagian Bidang-bidang dalam struktur kepengurusan yang akan diimplementasikan dalam pokok-pokok program kerja.
MUKADDIMAH
Bismilahirahmanirahim
Demi suatu tanggung jawab moral
terhadap Allah S.W.T. yang telah memberikan amanah kepada ummat manusia,
pemuda, pelajar dan Mahasiswa Dondo sadar akan dalam menegakkan kebenaran dan
keadilan serta berusaha mencegah kemungkaran maka teraangkumlah segenap cita,
rasa dan karsa untuk melangkah sesuai tuntutan hati nurani demi kemajuan di
masa depan yang lebih cerah untuk masa sekarang maupun masa yang akan datang.
Dengan menyebut nama Allah S.W.T,
berdasarkan keyakinan dan komitmen yang teguh serta dijiwai persatuan dan
kesatuan dalam ikaatan emosional yang kokoh, maka kami yang tergabung daalam
Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Dondo (IPPMD) Palu, senantiasa berpedoman
kepada anggaran dasar ini untuk kepentingan organisasi Dan bukan keentingan
individu maupun kelompok.
Visi
Revitalisasi dan
Kredibelisasi Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Dondo yang diwujudkan dalam aspek
penelitian, dan pengabdian,” pemberdayaan, pembinaan dan pengembangan
masyarakat dondo.”
Misi
Pengkaderan, Pengembangan,
Peningkatan Sumber Daya Pemuda, pelajar dan mutu pendidikannya, kajian
lingkungan kritis, serta pelestarian lingkungan hidup.
Struktur Kepengurusan IPPMD Periode 2012-2013
Ketua Umum: Alkiyat J. Dariseh
Sekretaris: Mulyadi Ali S. Opulu
Bendahara: Susanti Idris
Bidang-bidang:
Bidang Kesekretariatan:
Bidang Dana dan Logistik:
Bidang Info dan Pers:
Bidang Humas:
Bidang Pengkaderan:
Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah:
Bidang Seni dan Olahraga:
Bidang Advokasi:
Bidang Kesehatan Lingkungan:
Bidang Penelitian dan Pengembangan:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar